You are here: Home Artikel Seputar Penyakit Penyakit Snot (Coryza)

AyamLaga.COM - Komunitas Penggemar Ayam Laga, Aduan, Bangkok Indonesia

Jan
27
2009

Penyakit Snot (Coryza)

( 213 Votes )
Penyakit Snot atau coryza disebabkan oleh bakteri Haemophillus gallinarum. Penyakit Snot dapat menyerang semua umur ayam dan terutama menyerang anak ayam, biasanya penyakit ini muncul akibat adanya perubahan musim dan banyak ditemukan di daerah tropis. Perubahan musim biasanya akan mempengaruhi kesehatan ayam. Angka morbiditas kawanan unggas bervariasi antara 1-30%. Mortalitas atau Angka kematian yang ditimbulkan oleh penyakit ini mencapai 30%.
 
Cara penularan
Bakteri Haemophillus gallinarum hanya dapat bertahan diluar diinduk semang tidak lebih dari lebih dari 12 jam. Penularan penyakit Snot atau coryza dapat melalui kontak langsung dengan ayam yang sakit juga dapat melalui udara, debu, pakan, air minum, petugas kandang dan peralatan yang digunakan.
 
Gejala klinis
Ayam yang secara klinis telah terinfeksi menunjukkan gejala sebagai berikut
- pengeluaran cairan air mata
- ayam terlihat mengantuk dengan sayapnya turun atau menggantung
- keluar lendir dari hidung, kental berwarna kekuningan dan berbau khas
- Pembengkakan didaerah sinus infra orbital
- terdapat kerak dihidung
- napsu makan
- ayam mengorok dan sukar bernapas
- pertumbuhan menjadi lambat.

 
Perubahan patologi
Pada kasus akut dijumpai konjungtivitis berat dan peradangan pada pinggir kelopak mata (periorbital fascia). Pada kasus kronis dijumpai sinusitis yang bersifat serosa sampai kaseosa.

 
Diagnosis
Bakteri Haemophillus gallinarum dapat diisolasi dari swab sinus ayam yang menderita penyakit akut. Isolasi laboratorium dapat dilakukan dengan menggunakan plat agar darah yang telah digores staphylococcus sp dan diinkubasi dalam suasa anaerob.

 
Diferential diagnosa
Diagnnosa banding dari penyakit coryza adalah Mikoplasmosis atau Chronic Respiratory Disease (CRD) dan Infectious Laryngotracheitis (ILT) .

 
Pengobatan
Pengobatan penyakit snot pada unggas adalah dengan pemberian preparat sulfat seperti sulfadimethoxine atau sulfathiazole. Pemberian sulfonamida dapat dikombinasikan dengan tetrasiklin untuk mengobati coryza dan dapat diberikan melalui air minum atau disuntikkan secara intramuskular. Perhatikan withdrawal time pada ayam petelur karena obat tersebut dapat mengkontaminasi telur dan kualitas dari kerabang telur.

 
Pengendalian
Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan kandang dan lingkungan dengan baik. Kandang sebaiknya terkena sinar matahari langsung sehingga mengurangi kelembaban. Kandang yang lembab dan basah memudahkan timbulnya penyakit ini.
Comments (18)add comment

naga24 said:

naga24
...
klw sya biasa gunakan inoquil, sekedar berbagi info aja senior smilies/smiley.gif
May 29, 2013

UNYILtawaang said:

UNYILtawaang
...
Kadang2...agak sulit membedakan antara penyakit snot sama CRD,tapi...saya pernah coba dengan mengkombinasikan hematopan+medoxy-L+ tysinol,ternyata hasilnya cukup memuaskan,mohon bimbingan..........
October 21, 2012

Alpine said:

Alpine
...
jauh mas,,saya tinggal diaceh,,,,
September 09, 2010

fahrudin mas'ut efendi said:

fahrudin mas'ut efendi
...
@ Mas Alphine....saya tinggal di Serang - Banten. Mas Alphine sendiri tinggal dimana?
August 31, 2010

Alpine said:

Alpine
...
@ Mas Fahrudin,,emang sic h kondisi kandang aku ga nyaman bagi ayam apalgi bagi para pembeli disaat musim hujan karena lokasi bisa banjir dan klo ujan lebat bikin becek,,solusinya 3 bulan sekali saya serak pasir,,ya lumayanlah sekarang,,oy mengenai faksin Ngorok ga mahal lo mas dan ada untuk 30 ekor ayam,,kemarin saya dapat tp blom saya vaksinkan,,jd lom tau khasiatnya,,ngomong2 tinggal dimana...
August 28, 2010

fahrudin mas'ut efendi said:

fahrudin mas'ut efendi
...
Utk Mas Alphin...untuk vaksin ND Lasota hanya meng"cover" penyakit yg disebabkan oleh virus ND saja. Sedangkan untuk Snot/Coryza....vaksinnya memang ada. Namun sejauh ini efektifitasnya masih kurang, disamping juga harganya yg mahal. karena diproduksi untuk kemasan ayam 500 ekor/botolnya. Maka menjadi tdk ekonomis ketika kita pakai untuk beberapa puluh ekor. Jaga kebersihan kandang...insyaalloh penyakit Ngorok ataupun snot tidak akan menginfeksi ayam2 kita.
August 26, 2010

Alpine said:

Alpine
...
Mohon bantuannya,,,kasus nya masalah faksin tuk ayam,,biasanya saya melakukan faksin 2,5 bulan sekali yaitu faksin Ende '' obatnya Ende Lasota '' karana penyakit ini bisa membuat ayam tiba2 mati,,,,,yg ingin ditanyakn apakah faksin ini sudah merangkap untuk semua jenis penyakit,,dan klo cuma hanya untuk penyakit ende saja,,faksin apa yg cocok untuk Snot maupun jenis penyakit lainnya,,,atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.
August 15, 2010

koko said:

koko
...
Mas faizal, kalo saya vaksin diberikan rutin 2 bulan sekali lewat tetes mata atau tetes mulut, kalau vaksin Gumboro hanya 1 kali saat usia 19-20 hari setelah menetas, Nah.. kalo mau sterilkan kandang bisa beli "formalin cair" atau kalo ga ada bisa menggunakan "Rodalon" atau kalo ga ada juga bisa menggunakan "Lysol", Dah terbukti kalo ayam sakit dikarantina lebih baik dan yang satu kandang dengan yang tertular sebaiknya dibedakan dengan yang sehat lainnya karena biasanya >24 jam pasti ada yg sakit lagi, Itu info saya... mudah2an bermanfaat bagi penggemar ALC
August 12, 2010

faizal abdi said:

faizal abdi
...
Pro Mas Nazal........
Bahan apa yang biasa digunakan untuk mensterilkan peralatan kandang yang kotor atau dicurigai mempunyai potensi menularkan/menyebabkan penyakit2 ayam kita.Apakah masing2 penyakit yang diekpose di ayamlaga.com punya vaksinnya? kemudian bagaimana cara vaksinasi yang benar, mengingat banyaknya jenis penyakit yang dapat membuat peternak pusing, contoh setelah saya memberikan vaksin ND, kapan lagi saya boleh memberikan vaksin Gumoro?
Thx Before it.......................smilies/smiley.gif
October 19, 2009

alim said:

alim <YM alim_riant081>
...
infonya berguna bngt ne,,,makasih
July 29, 2009

halilintar said:

halilintar
...
maaf terlambat...untuk pengobatan SNOT biasa ta'kasi daun sirsak muda, caranya ambil daun sirsak lalu rendam di air serta dikucek2 sampai warna airnya berubah hijau.air rendaman tersebut di cucikan ke muka ayam serta sisa kucekan daunnya di lolohkan ke ayam.ta'jamin 3 hari SNOT nya hilang...

salam
July 09, 2009

nazal said:

nazal
...
Ir.Batara terimakasih banyak infonya, comment-nya sangat bermanfaat.
Saya tunggu tulisan Beliau berikutnya.
Salam.
April 30, 2009

batara said:

ir.batara
...


MEMBUAT JAMU FERMENTASI

Snot adalah penyakit bakterial yang umumnya datang bersamaan dengan penyakit flu. Ayam yang mudah terkena penyakit umumnya diawali dengan menurunnya kondisi kesehatan, mungkin kelelahan, mungkin juga karena kekurangan gizi kronis, sehingga produksi anti body alami ayam tidak bisa berproses dengan baik.

Beberapa upaya untuk mempertahankan kesehatan ayam atau menjamin produksi anti body alami berproses dengan baik adalah :
1. memberi ransum bergizi tinggi
2. melindungi dari pengaruh lingkungan cuaca yang buruk, misalnya angin yang berlebihan, panas yang terlalu terik, suhu yang terlalu dingin, atau kelembaban yang terlalu
tinggi.
3. memberi suplemen, misalnya jamu-jamuan.

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan cara membuat jamu fermentasi yang telah saya praktikkan.
Bahan :
2 sendok makan Efectif Microorganism (EM-4) ........... dapat dibeli di toko pertanian atau poultry shop
2 sendok makan Gula pasir
2 liter air bersih non kaporit
1 ons kunyit yang telah diblender/dicacah
1 ons temu lawak yang telah diblender/dicacah
1 ons temu ireng yang telah diblender/dicacah
1 ons brotowali yang telah diblender/dicacah
Cara :
1. masukkan air gula, kunyit, brotowali, dan temu-temuan ke dalam air, kemudian diaduk rata
2. masukkan EM-4 ke dalam air kemudian diaduk perlahan-lahan beberapa detik
3. masukkan air yang telah dicampur semua bahan tadi ke dalam botol
4. tutup rapat botol sekitar 3 hari, tidak boleh ada kebocoran
5. setelah 3 hari, jamu siap digunakan
Cara pemakaian :
Cara pemakaian jamu adalah dengan mencampur jamu ke dalam air minum ayam. Untuk 200 cc air minum, jamu yang diberikan hanya 3 sd. 5 sendok makan saja.

Selamat mencoba.
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
April 29, 2009

nazal said:

nazal
...
Bro Ikah...bawa aja ayamnya ke dokter hewan. Pasti si dokter punya vaksinnya, dan harganya gak mahal koq..smilies/grin.gif
April 27, 2009

nazal said:

nazal
...
Tergantung sakitnya apa bro arif,,,
Kalo cuma pilek ayam (snot) biasanya peternak kasih tetrachlor aja dah cukup manjur.
Pengalaman saya biasanya kombinasi tetrachlor dengan preparat sulfat plus pemberian multivitamin dapat mempercepat pulihnya kesehatan ayam.
April 27, 2009

arif said:

Arif
...
Kalau merek yang umum digunakan untuk pengobatan apa ya?
April 25, 2009

Fernando Mario said:

Fernando Mario
...
Kalau Pengobatan Penyakit Bismar (Lutut Bengkak Gak Bisa Berdiri) Gimana ya ???
April 08, 2009

IKAH said:

IKAH
...
Kalau kita cari Vaksine Flu burung itu kita dapatkan dimana dan berapa harganya.?smilies/sad.gif
March 17, 2009

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy