You are here: Home Artikel Seputar Perawatan Rawatan Gelanggang: Part 03 - Pola Makan

AyamLaga.COM - Komunitas Penggemar Ayam Laga, Aduan, Bangkok Indonesia

Dec
31
2008

Rawatan Gelanggang: Part 03 - Pola Makan

( 530 Votes )
Merawat Untuk Turun ke Gelanggang
Setelah sehari-melakukan rawatan Phisik dan Mental ayam seperti pada tulisan kami sebelumnya (Rawatan Gelanggang: Part 01 - Phisik, Rawatan Gelanggang: Part 02 - Mental), maka perawatan yang terpenting lainnya adalah menjaga pola makan dan suplemen yang akan kita berikan ke ayam. Pola makan dan suplemen ayam harus kita jaga sebaik-baiknya dengan teratur dan disiplin, sehingga saat memperoleh latihan senam dan jajal, ayam tidak akan mengalami kekurangan gizi (sakit kuning).

Makanan Utama
Untuk pemberian makanan utama
, dapat dibedakan untuk jenis ayam yang akan kita latih. Bila ayam yang dilatih adalah tipe pukul, maka makanan yang diberikan harus lebih banyak mengandung unsur karbohidrat dan protein untuk memperkuat otot2nya. Kandungan lemak juga penting untuk ayam tipe pukul untuk cadangan tenaganya. Makanan utama yang biasa kami berikan adalah Jagung yang telah direndam semalaman ataupun campuran antara Jagung gabah dengan perbandingan 1:1. Pemberian makanan utama diberikan di pagi hari setelah menerima latihan senaman dan di sore hari setelah menerima latihan lari. Bila di Sore hari ayam menerima latihan jajal, maka makan sore tidak perlu dilakukan.

Untuk tipe ayam jalu, maka Makanan utama harus banyak mengandung karbohidrat, akan tetapi tidak perlu mengandung terlalu banyak protein dan lemak. Ayam jalu memerlukan kelincahan pukulan sehingga kandungan karbohidrat yang terpenting untuk tenaga, sedang kandungan lemak dan protein hanya akan membuat ayam mengalami peningkatan berat badan dan pembentukan otot yang tidak terlalu diperlukan. Makanan yang biasa diberikan adalah gabah rendaman murni ataupun campuran gabah jagung dengan perbandingan 3:1.Pemberian makan utama sama dilakukan seperti di atas.

Dalam pemberian makanan utama, takaranya tidak perlu terlalu banyak sampai2 tembolok ayam sangat besar, akan tetapi diberikan sesuai dengan ukuran berat badannya, yang bisa diberikan dengan perbandinga berat badan dengan makanan adalah 15-20:1 sesuai dengan kebutuhannya. Dengan kata lain bila berat badan ayam adalah 4kg, maka sekali makan bisa diberikan sebanyak 200-250gram sesuai dengan tingkat nafsu makan ayam. Dan jangan lupa untuk memberikan ayam minum setelah makanan utamanya dihabiskan.

Makanan/Vitamin Suplemen
Makanan/Vitamin Suplemen biasanya diberikan di malam hari tepat sebelum ayam tidur di malam harinya, hal ini ditujukan agar seluruh kandungan gizi yang diberikan dapat terserap dengan baik pada ayam. Makanan dan vitamin suplemen yang diberikan rutin setiap harinya adalah sebagai berikut:

  • Vitamin lengkap A,B Compex,C,D,E,K yang diberikan masing2 1 butir. Vitamin yang diberikan tidak perlu vitamin yang mahal, kami biasa memberikan vitamin keluaran IPI.
  • 1/2 jempol gula merah yang dilunakkan dengan air (Untuk tambahan karbohidrat)
  • 1/4 atau 1/2 buah Tomat. (Untuk menyegarkan dan membantu pencernaan ayam)
  • 1 Butir telur puyuh bulat yang telah direbus. (Untuk tambahan protein). Untuk tipe ayam jalu pemberian telur puyuh rebus bisa diperjarang menjadi 2-3 hari sekali.

Suplemen yang diberikan 4-5 hari sekali (sebaiknya di malam setelah ayam memperoleh latihan jajal):

  • 1 butir pil minyak ikan. (Untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat bulu)
  • 1 butir pil kalq. (Untuk memperkuat tulangan)
  • 1/4 jempol kunyit (Untuk membantu pencernaan dan menyehatkan perut ayam)

Bila kita ingin memperoleh hasil yang lebih maksimal, seminggu sekali ayam bisa diberikan suplemen Brands sari pati ayam sebanyak 1 buah sendok teh. Akan tetapi pemberian ini tidak terlalu diperlukan hanya ditujukan untuk memaksimalkan pemberian makanan.

Perlu diingat bahwa, selama periode training sebelum turun ke gelanggan, latihan senam dan jajal yang kita lakukan pada ayam akan sangat sangat menguras tenaga ayam sehingga pola makan dan suplemen yang baik dan teratur sangatlah diperlukan untuk menjaga keseimbangan kesehatannya. Banyak cara ataupun metode lain ataupun suplemen lain yang diberikan oleh penggemar kepada ayam, akan tetapi pola makan dan suplemen di atas sudahlah sangat cukup bagi ayam yang kita latih untuk turun ke gelanggan. Dan selain itu faktor biaya perawatan juga harus menjadi perhatian kita.

Memang benar, bila dilihat dari pola latihan senam, jajal, serta pola makan dan suplemen akan sangat banyak menguras tenaga dan biayanya, akan tetapi hal ini akan menjadi setimpal dengan hasil dan kesenangan yang akan diperoleh bila nantinya ayam yang kita turunkan ke gelanggan memperoleh kemenangan. Dan bila hal ini dapat kita peroleh, maka tenaga dan biaya yang kita keluarkan akan terasa lebih ringan.

Akhir kata, pola makan dan suplemen di atas adalah kebiasaan yang kami lakukan sewaktu melakukan perawatan ayam untuk turun ke gelanggang, akan tetapi seluruh pola di atas dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari masing-masing penggemar.

Terima kasih,
AyamBangkok.COM

Comments (20)add comment

Darjo Riyono said:

Darjo Riyono
...
Vitamin lengkap A,B Compex,C,D,E,K yang diberikan masing2 1 butir. Vitamin yang diberikan tidak perlu vitamin yang mahal, kami biasa memberikan vitamin keluaran IPI.
1/2 jempol gula merah yang dilunakkan dengan air (Untuk tambahan karbohidrat)
1/4 atau 1/2 buah Tomat. (Untuk menyegarkan dan membantu pencernaan ayam)
1 Butir telur puyuh bulat yang telah direbus. (Untuk tambahan protein). Untuk tipe ayam jalu pemberian telur puyuh rebus bisa diperjarang menjadi 2-3 hari sekali.

Suplemen yang diberikan 4-5 hari sekali (sebaiknya di malam setelah ayam memperoleh latihan jajal):
1 butir pil minyak ikan. (Untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat bulu)
1 butir pil kalq. (Untuk memperkuat tulangan)
1/4 jempol kunyit (Untuk membantu pencernaan dan menyehatkan perut ayam)
apakah semua vitamin n suplemen diatas, diberikan setiap hari...tks
May 15, 2012

onescott said:

Veroniel
...
hi all... salam kenal buat smuanya,,, aq pendatang baru di dunia ayam adu mau tanya neh,,,, bagi para senior yg punya tips buat perawatan serta pemberian vitamin dalam 2 minggu sebelum di adu tolong di share ya... thank u.....
May 24, 2011

abimanyu said:

abimanyu
...
apakah yg dimaksud konsentrat bisa juga digantikan dengan poor/voor (594), info penjualnya type ini memiliki kandungan gizi yg seimbang dan tdk akan mengalami kegemukan. thanks (newbi)
March 06, 2011

bernad said:

bernad
...
ir.barata saya mau tanya kalo konsentrat ayam petelur sama vur ayam petelur itu sama atau berbeda??saya nanti salah kasi maskan takutnya berbeda vur ayam petelur sama konsentrat ayam petelur???mohon bimbingannya trimakasih....
April 10, 2010

oye-oye said:

oye-oye
...
ngasik pakan ayam aduan itu 2x / 1x saja?
takarannya gmn?
January 14, 2010

ir.batara said:

ir.batara
...
Menyimak masalah Sdr. Mahendradata, ayam mengalami kerontokn bulu karena menu ransum 50% jagung dan 50% beras merah. Tentu saja ayam akan cepat mengalami kerontokan (dan kegemukan .. pada beberapa kasus malah kekurusan) karena baik jagung maupun beras adalah sumber energi. Menu sumber energi yang biasa dipakai (konvensional) adalah rata-rata 50-60%. Sisanya bisa ditambahkan konsentrat 20-30% dan dedak 10-30%. beberapa menu khusus malah 0% (perlu bimbingan jika membuat menu 0% jagung atau beras)
December 30, 2009

Sahbil Amrullah said:

Lacabbili
...
Ayam jalu atau ayam pukul semuanya membutuhkan protein, baik dalam Latihan,Jajal ataupun Turun ke gelanggang, Ayam sehabis latihan, akibat kerja otot yang amat melelahkan apalagi akibat dari pukulan yang diterima, menyebabkan terjadinya kerusakan sel-sel pada otot ayam, dan tidak ada zat gizi selain protein yang bisa menggantikan sel yang rusak tersebut. Sehingga tidak perlu mengurangi secara berlebihan pemberian protein pada ayam tipe jalu.Pemberian Pecahan Batako ataupun abu gosok masih membuat saya ragu,..karena keduanya bukan merupakan Makanan.Saya masih memilih Jenis makanan/sayuran dan Susu yang mengandung kalsium tinggi untuk pembentukan tulang pada ayam.Kalau ayam makan pasir atau batu kecil, itu bukan untuh sumber energi, tetapi hanya untuk membantu pencernaan makanan dalam tembolok, dan akan keluar kembali bersama kotoran, kalau ayam yang lama di kandang, begitu di lepas lalu mencari rumput, karena naluri ayam akan kebutuhan vitamin. Salam kenal untuk semua rekan di al.com,...saya sejak kelas 2 smp sudah mencintai ayam bangkok. dan saya banyak menerima informasi menarik dari rekan2.
November 13, 2009

Sahbil Amrullah said:

Lacabbili
...
Informasi yang menarik Mas...Tp Gimana dgn Latihannya...Apa berbeda Cara Melatih ayam tipe Jalu dengan ayam tipe Pukul,..Dan kalau bisa Ayam Laga dihubungkan dengan Olahraga Tinju, Karate atau sejenisnya.Makasih
November 12, 2009

uban said:

uban
...
ir.batara makasih banget atas informasinya.............jadi bisa saling melengkapi dng info yg lain..........sekali lagi terma kasih.
October 17, 2009

cobain said:

cobain
...
wah makasih banyak mas-mas semua,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,bisa langsung diprktekkan
August 29, 2009

alim said:

alim <YM alim_riant081>
...
bang ,vitamin2 itu diberikan pada waktu pagi hari ato malam hari setelah ayam dikash makan?
July 29, 2009

ALDI said:

boy kesawan
...
Terima kasih banyak Informasinya Bang Adek.. udah keliling medan ga ada satupun yang jual vitamin D, E, K baik keluaran IPI maupun bukan.. bang Adek beli dimana?..
July 01, 2009

mahendrata said:

mahendrata
...
ir.batara gimana agar bulu ayam tidak mudah patah selama ini ayam saya kasik makan jagung 50?n beras merah 50%
May 05, 2009

achmad Hussein F said:

achmad Hussein F
...
keren bangsmilies/smiley.gif
May 04, 2009

nazal said:

nazal
...
Ir.Batara terima kasih buat infonya, comment anda sangat bermanfaat.
Saya tunggu tulisan anda berikutnya.
Salam.
April 30, 2009

ir.batara said:

ir.batara
...
Bahan Makanan Ayam di Sekitar Kita (semuanya pernah dicoba; pemakaian mak.3%):
1. Pecahan batako putih sebagai pengganti kalk/sumber kalsium bagi kekuatan tulang (disebar biar ayam mematuk sendiri)
2. Abu gosok sebagai sumber mineral
3. Garam dapur sebagai sumber mineral Natrium, Klorida, dan Yodium (yang tak ada di abu gosok)
4. Kapur tembok yang telah tak aktif sebagai pengganti kalk
5. Daun singkong kering bubuk sebagai sumber protein
6. Daun pepaya sebagai sumber protein
7. Rumput sebagai sumber protein
8. Susu bubuk bayi sebagai suplemen kalsium, protein, dan mineral
9. Susu Anlene sebagai suplemen kalsium dan mineral
10. Kerabang telur bubuk sebagai sumber kalsium
11. Limbah sayur hijau sebagai sumber protein
12. masih banyak lagi.
April 25, 2009

ir.batara said:

ir.batara
...

Ir. Batara said :
Apa yang ditulis Ayam Bangkok.Com di atas, sangat berbeda dengan pengalaman saya. Berikut uraian saya :

AYAM JALU : Ayam jalu yang baik adalah yang bertipe 'nimpuk' atau memukul terus menerus tanpa mematuk, memukul sesering mungkin dalam waktu sesingkat-singkatnya. Faktor kecepatan sangat menentukan. Karena ayam jalu amat mengandalkan kecepatan, maka menu ransum yang paling tepat adalah yang mengandung protein tinggi dan sedikit lemak. Hal ini hampir sama dengan menu makanan atlit pelari sprint seperti Carl Lewis. Keunggulan ransum protein tinggi adalah menjamin tenaga yang besar, dan kecepatan gerak sangat tinggi. Kelemahan ransum protein tinggi adalah otot mudah kelelahan (tidak bisa untuk full time).

Formula ransum yang bisa dipakai : 2 kg konsentrat ayam petelur + 8 kg bekatul atau dedak (awas hati-hati ... sudah setahun ini beredar dedak palsu yang dicampur serbuk kayu !). Formula ini adalah menu makanan pokok yang harus diberikan dengan dicampur air. Sebagai suplemen, dalam kadar sedikit, Anda dapat memberi jagung, beras merah, atau gabah. Sebaiknya, setiap hari ayam dijemur di atas alas pasir yang ditaburi pecahan batako. Pecahan batako tersebut akan dimakan ayam sebagai sumber kalsium yang menguatkan tulang.

AYAM PUKUL : Untuk ayam pukul yang dirancang menang dalam waktu kurang dari 2 ronde, menu ransum sama dengan ayam jalu. Namun, jika ayam Anda dirancang untuk lebih tahan hingga 4 atau 5 ronde, menu yang tepat adalah tinggi protein dan tinggi energi.

Formula ransum ayam pukul : 5 kg jagung halus + 2 kg dedak atau bekatul + 3 kg konsentrat ayam petelur.

CATATAN :
1. Formula di atas hanya digunakan pada ayam yang dipelihara secara semi intensif atau ekstensif. Jika Anda memelihara secara intensif (ayam tidak diumbar), Anda harus menambahkan 1 ons susu bayi pada formula di atas.
2. Formula di atas hanya dapat digunakan selama 14 hari berturut-turut. Lebih dari 14 hari harus diselingi makanan lain selama beberapa hari.

Selamat mencoba. This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it '> This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

April 25, 2009

nazal said:

nazal
...
Bang Rozaliy, yang utama dalam perawatan luka ringan pasca laga adalah sterilkan luka dan berikan obat antiseptik serta istirahatkan ayam.
Yang tak kalah pentingnya yaitu jaga kebersihan kandang serta pemberian pakan yang berkualitas. Pengalaman saya, ayam yang diberikan jamu2an berupa rimpang kunyit putih,bawang putih,sirih merah dan kencur bisa mempercepat recovery ayadu. Apabila luka besar/parah, segera bawa ke dokter hewan untuk perawatan lebih lanjut.
Semoga bermanfaat....
April 24, 2009

Rozaliy said:

Rozaliy
...
bos gimana dengan obat-obatan setelah melakukan tarung/jajal?
Apa ada obat2 luka yang efektif untuk mengembalikan kesehatan ayam
Thanks bro... smilies/smiley.gif
April 09, 2009

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy